<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>things i&#039;ll never say</title>
	<atom:link href="http://marcellapradita.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://marcellapradita.wordpress.com</link>
	<description>anything but ordinary</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Dec 2011 16:18:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='marcellapradita.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/48d9fd0d6fa31af1ca90f744c668fc1b?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>things i&#039;ll never say</title>
		<link>http://marcellapradita.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://marcellapradita.wordpress.com/osd.xml" title="things i&#039;ll never say" />
	<atom:link rel='hub' href='http://marcellapradita.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Gunung Merapi, a nostalgia: part 2</title>
		<link>http://marcellapradita.wordpress.com/2011/11/20/gunung-merapi-a-nostalgia-part-2/</link>
		<comments>http://marcellapradita.wordpress.com/2011/11/20/gunung-merapi-a-nostalgia-part-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Nov 2011 14:53:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marcella pradita</dc:creator>
				<category><![CDATA[unfold another chapter]]></category>
		<category><![CDATA[Glagaharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Merapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marcellapradita.wordpress.com/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[&#8230; continued besok sorenya setelah dapet surat tugas, kami berangkat ke atas sekitar jam 16:30, hujan deras. sempat nyasar, saya dan andin sampai juga di posko utama dan berkumpul dengan temen-temen relawan lain dari farmasi USD. setelah berunding, akhirnya ditetapkan beberapa orang yg bisa dan bersedia untuk menginap, termasuk saya, icha dan andin. lalu ditetapkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marcellapradita.wordpress.com&amp;blog=9568974&amp;post=175&amp;subd=marcellapradita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>&#8230; continued</em></p>
<p>besok sorenya setelah dapet surat tugas, kami berangkat ke atas sekitar jam 16:30, hujan deras. sempat nyasar, saya dan andin sampai juga di posko utama dan berkumpul dengan temen-temen relawan lain dari farmasi USD. setelah berunding, akhirnya ditetapkan beberapa orang yg bisa dan bersedia untuk menginap, termasuk saya, icha dan andin. lalu ditetapkan personil-personil untuk jaga di tiap posko. kami dibimbing oleh pihak dinkes menuju tiap posko, mulai dari yg paling bawah sampai paling atas. kalau tidak salah ingat total ada 4-5 posko. kebetulan saya, icha, andin (yg kemudian disebut “sepaket”) ditempatkan di pos glagaharjo, sekitar 11 km dari puncak merapi.</p>
<p>jadi relawan, buat saya pribadi, adalah hal yg sangat memorable, tidak terlupakan. terutama di glagaharjo. selama jadi relawan saya ketemu orang-orang baru yg menyenangkan maupun ngga menyenangkan. selama jadi relawan saya pun menghadapi konflik di lapangan, yg mengingatkan saya pada beberapa dosen yg sering bilang “jalan kalian di lapangan itu ngga mulus, pasti kalian banyak menghadapi konflik, baik itu melibatkan kalian atau tidak”. selama jadi relawan saya banyak belajar, terutama mengaplikasikan ilmu yg saya dapet di kuliah, yg menurut saya ngga akan mungkin bisa saya aplikasikan klo saya ngga jadi relawan (kecuali mungkin pas KKN atau PKL). misalnya saya belajar secara langsung menganalisis penyakit pasien. catatan: saya menganalisis, bukan mendiagnosis. mendiagnosis penyakit itu tetap ranah kerja dokter, dan kami farmasis ngga boleh menyimpang. ketika ada pasien yg mendesak perlu obat tapi ngga ada dokter yg memberikan resep, kami setidaknya ngerti obat-obat untuk terapi simptomatik. saya belajar edukasi ke pasien waktu memberikan obat, saya juga diajari mengukur tekanan darah secara intensif oleh dokter, dan saya belajar melakukan homecare ke pasien. selama jadi relawan, terutama di glagaharjo, saya tidur sambil duduk berbalut pakaian basah bekas kehujanan, tanpa selimut, kedinginan. itupun kalau sempat tidur. sebelum matahari terbit kami bangun dan turun kembali ke paingan lalu kuliah. alhasil duduk paling depan dan tidur. maaf, bapak dan ibu dosen.. :p</p>
<p>salah satu hal yg paling saya ingat adalah waktu di glagaharjo, sekitar jam 23:30 ada seorang ibu datang ke posko kesehatan membawa anaknya yg berusia 5 tahun. waktu itu yg sedang jaga malam selain saya, icha dan andin, ada seorang dokter muda. kebetulan saya menemani dokter muda itu waktu memeriksa si anak, tapi saya lebih memerhatikan pemeriksaan dan reaksi si anak. apalagi setelah kami perhatikan, dahi anak itu memar dan agak benjut. ketika mas dokter melakukan pemeriksaan fisik, anak itu tampak mau menangis. saya jadi bersimpati sama si anak (memang dasarnya terharu lihat anak kecil nangis). tapi waktu kami memberikan obat sekaligus edukasi, dan di akhir kami bilang “cepet sembuh ya dek”, adek itu sekilas tersenyum kecil sebelum pergi. saya dan teman-teman malah tertegun dan langsung merasa adem. saya pikir “ya ampun, adeknya senyum”. kami bertiga langsung semacam terharu. setiap kali ingat moment itu saya tersenyum. satu kalimat sederhana &#8220;cepat sembuh ya&#8221; bisa membuat anak kecil itu tersenyum dan mungkin merasa lebih baik. kali berikutnya kami ke situ, adik itu sudah bermain-main bareng teman-teman sebayanya.</p>
<p>-<em> to be continued</em> &#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marcellapradita.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marcellapradita.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marcellapradita.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marcellapradita.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marcellapradita.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marcellapradita.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marcellapradita.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marcellapradita.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marcellapradita.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marcellapradita.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marcellapradita.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marcellapradita.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marcellapradita.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marcellapradita.wordpress.com/175/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marcellapradita.wordpress.com&amp;blog=9568974&amp;post=175&amp;subd=marcellapradita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marcellapradita.wordpress.com/2011/11/20/gunung-merapi-a-nostalgia-part-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/142e965113eae1f9be6739c46a180fa5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ella</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gunung Merapi, a nostalgia: part 1</title>
		<link>http://marcellapradita.wordpress.com/2011/07/13/gunung-merapi-a-nostalgia-part-1/</link>
		<comments>http://marcellapradita.wordpress.com/2011/07/13/gunung-merapi-a-nostalgia-part-1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jul 2011 18:04:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marcella pradita</dc:creator>
				<category><![CDATA[unfold another chapter]]></category>
		<category><![CDATA[farmasi]]></category>
		<category><![CDATA[Merapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marcellapradita.wordpress.com/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[sudah hampir satu tahun Gunung Merapi terakhir kali meletus. tepatnya tanggal 26 Oktober 2010, Gunung Merapi meletus untuk pertama kalinya setelah tahun 2006. letusan yg mengeluarkan wedhus gembel, belum larva pijar, namun sudah menelan cukup banyak korban. saya pertama kali mendengar kabar itu dari TV, sepulang kuliah di sore hari. yap, padahal saya tinggal di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marcellapradita.wordpress.com&amp;blog=9568974&amp;post=167&amp;subd=marcellapradita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sudah hampir satu tahun Gunung Merapi terakhir kali meletus. tepatnya tanggal 26 Oktober 2010, Gunung Merapi meletus untuk pertama kalinya setelah tahun 2006. letusan yg mengeluarkan <em>wedhus gembel</em>, belum larva pijar, namun sudah menelan cukup banyak korban. saya pertama kali mendengar kabar itu dari TV, sepulang kuliah di sore hari. yap, padahal saya tinggal di jogja dan gunung itu bisa terlihat dari kampus saya, tapi saya tidak langsung tahu kabar itu, karena kegiatan perkuliahan yg padat membuat saya tidak sempat menengok ke arah gunung merapi yg sudah beberapa hari berstatus “awas” (#sok sibuk). sore itu banyak teman saya di luar jogja yg menghubungi saya dan bertanya “lo ngga ngungsi?”, “lo gimana disana? merapi meletus kan?”, “jangan pergi jauh-jauh ya klo ngga ada kepentingan”. nyokap saya sendiri? “oya? merapi udah meletus? mama belum nonton berita daritadi” -.- bokap saya? malam itu belum khawatir. malam itu saya menghabiskan banyak waktu nongkrong di kamar temen kos sambil nonton berita, menunggu kabar selanjutnya dari si merapi. besoknya, sambil naik ke ruang kelas di kampus saya melihat gunung merapi dan berpikir “begitu deketnya ini gunung sama gue, begitu deketnya korban-korban itu dari gue, sama-sama di jogja, tapi gue ngga melakukan apa-apa untuk ngebantu mereka”. dan terpikirlah bahwa seharusnya saya bisa membantu mereka, minimal membantu dari segi finansial. ternyata setelah kuliah pertama selesai salah satu temen menyuarakan ide saya, saat kami sedang ngobrol, “eh kita bantu korban merapi yuk, ngapain kek, masa kita deket gini tapi ngga ngapa-ngapain”. dan ternyata banyak temen yg punya pemikiran yg sama. akhirnya kami sekelas mengedarkan tas yg direlakan untuk jadi kantong uang sukarela. siangnya, kami terima kabar klo ternyata JMKI – Jaringan Mahasiswa Kesehatan Indonesia – di fakultas memang memfasilitasi bantuan berupa uang. maksudnya mereka memang mengedarkan kotak-kotak sumbangan di tiap kelas untuk korban merapi. lebih siang lagi, jam 12, saat kuliah dosen saya bilang bahwa beliau membuka pendaftaran relawan dari fakultas. entah relawan di bagian logistik ataupun langsung terjun ke lokasi, beliau belum membagi. spontan saya dan 3 teman saya mendaftar: icha, andin, grandma toge. sorenya, semua yg berminat jadi relawan kumpul untuk briefing. dan sore itu juga, sebelum briefing, nyokap saya telpon, membahas kabar merapi yg korbannya semakin banyak.</p>
<p>Nyokap: mama baru liat berita, ya ampun, serem ya. kamu lagi dimana?</p>
<p>Saya: di kampus, aku mau jadi relawan ma, bentar lagi briefing</p>
<p>Nyokap: hah, jadi relawan? aduh, hati-hati lho, jangan terlalu deket sama gunungnya, mama khawatir..</p>
<p>Saya: ngga lah ma, penduduknya kan juga udah diungsiin ke tempat yg aman, ngga mungkin di deket gunungnya</p>
<p>setelah briefing, kelompok relawan yg dikoordinir oleh Jono dibagi menjadi 3 kelompok: kesekretariatan, logistik, tim kesehatan. kesekretariatan ngurusin surat-surat ijin sehubungan dengan klo ada relawan yg terpaksa ijin dari kegiatan perkuliahan, dan surat penugasan untuk di posko, juga membuat ID card untuk para relawan (saya sendiri merasa cukup keren karena dapet ID card relawan, macam di tipi-tipi). tim logistik menerima, mendata dan mengirim bantuan berupa barang yg datang. tim kesehatan langsung terjun ke posko-posko yg ada untuk membantu petugas kesehatan lain (dokter, perawat). sore itu diputuskan beberapa relawan pergi ke lokasi untuk survey obat-obatan. beberapa mahasiswi profesi, beberapa mahasiswi 2007, dan beberapa mahasiswi 2008 termasuk saya dan 3 teman saya. situasi di atas (daerah Kaliurang) waktu itu masih hujan abu.</p>
<p>kami pulang ke kost masing-masing untuk siap-siap. reaksi anak-anak kost saya, “mau kemana?”</p>
<p>saya: ke atas,survey obat</p>
<p>mereka: oh,jadi relawan?</p>
<p>saya: iya</p>
<p>mereka: hati-hati ya,saya doakan semoga selamat!</p>
<p>saya: … amin</p>
<p>saat kami semua sudah berkumpul di hall utara, Jono (setelah terima telpon) bilang, “temen-temen, barusan aku hubungi pihak di posko, katanya kita ngga bisa kesana tanpa surat tugas”. Jono coba hubungi Pak Ipang selaku dekan fakultas mengenai surat tugas, tapi beliau ngga bisa dihubungi. akhirnya kami memutuskan menunda keberangkatan sampai besok, menunggu surat tugas dulu. saya, icha, andin, grandma malah balik arah ke XXI nonton R.E.D :p</p>
<p><em>- to be continued&#8230;</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marcellapradita.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marcellapradita.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marcellapradita.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marcellapradita.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marcellapradita.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marcellapradita.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marcellapradita.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marcellapradita.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marcellapradita.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marcellapradita.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marcellapradita.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marcellapradita.wordpress.com/167/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marcellapradita.wordpress.com/167/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marcellapradita.wordpress.com/167/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marcellapradita.wordpress.com&amp;blog=9568974&amp;post=167&amp;subd=marcellapradita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marcellapradita.wordpress.com/2011/07/13/gunung-merapi-a-nostalgia-part-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/142e965113eae1f9be6739c46a180fa5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ella</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yogyakarta</title>
		<link>http://marcellapradita.wordpress.com/2011/06/28/yogyakarta/</link>
		<comments>http://marcellapradita.wordpress.com/2011/06/28/yogyakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Jun 2011 14:35:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marcella pradita</dc:creator>
				<category><![CDATA[unfold another chapter]]></category>
		<category><![CDATA[where i caught myself]]></category>
		<category><![CDATA[beswan djarum]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marcellapradita.wordpress.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[Jogja adalah salah satu kota yang bisa dibilang berkesan untuk saya. Banyak sekali pengalaman menarik dan unforgettable yang terjadi selama (ceritanya) saya kuliah di sini. Tapi pertama, seperti orang-orang pada umumnya, mungkin anda bertanya kenapa saya yang notabene anak Jakarta memilih untuk melancong ke Jogja untuk kuliah, instead of stay di Jakarta atau ke kota [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marcellapradita.wordpress.com&amp;blog=9568974&amp;post=164&amp;subd=marcellapradita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jogja adalah salah satu kota yang bisa dibilang berkesan untuk saya. Banyak sekali pengalaman menarik dan unforgettable yang terjadi selama (ceritanya) saya kuliah di sini. Tapi pertama, seperti orang-orang pada umumnya, mungkin anda bertanya kenapa saya yang notabene anak Jakarta memilih untuk melancong ke Jogja untuk kuliah, instead of stay di Jakarta atau ke kota lain yang (kata orang) setara dengan Jakarta? Um.. sejujurnya saya sendiri sepertinya kurang punya alasan yang kuat. Waktu itu begitu saja hati saya memilih Jogja #sok puitis. Mungkin saya bosan tinggal di Jakarta, mungkin saya sudah lelah dengan suasana kota Jakarta yang penuh dengan hiruk pikuk dan polusi, yang ada cuma gedung dan gedung, mall dan mall – yah ada tamannya sih, tapi perbandingannya dengan gedung-gedung yang ada cuma seperberapa-nya #malah curhat. Perkiraan saya waktu itu, di Jogja suasananya akan lebih santai, tidak se-<em>hectic</em> di Jakarta. Catat, bukan etos kerjanya lho yang santai, tapi kehidupannya, lingkungannnya, um.. kehidupan sosialisasinya? Maksud saya, antar individu nggak perlu “saling gencet” karena persaingan yang ketat atau apa. Denger-denger kan penduduk Jogja ramah-ramah.. Anyway, setelah cukup perdebatan dengan orang-orang terdekat, akhirnya saya melancong ke Jogja, kuliah di Universitas Sanata Dharma Fakultas Farmasi sampai sekarang, dan ngekost di Paingan, kost 99999 tercinta.</p>
<blockquote><p><em>Who knows what could happen</em><br />
<em>Do what you do</em><br />
<em>Just keep on laughing</em><br />
<em>One thing&#8217;s true</em><br />
<em>There&#8217;s always a brand new day</em></p>
<p><strong><em>(Who Knows &#8211; Avril Lavigne)</em></strong></p></blockquote>
<p>Well, saya di Jogja ngga hanya kuliah pastinya. Kalau iya, menyedihkan sekali :p Terlepas dari apa yang saya dapatkan melalui proses perkuliahan maupun materi kuliah di kampus, mungkin kalau saya nggak jadi kuliah di Jogja, saya nggak akan jadi manusia seperti sekarang. Maksud saya, banyak sekali pengalaman yang melatarbelakangi saya mempunyai ataupun mengembangkan pemikiran tertentu. Mulai dari beradaptasi dengan lingkungan termasuk populasi yang didominasi oleh orang Jawa, masuk ke lingkungan yang sama sekali baru buat saya, bertemu dan berelasi dengan orang-orang yang sangat beragam, dari daerah yang beragam dan pola pikir yang beragam pula. Mulai menarik waktu saya memasuki semester 2. Di awal semester itu, pertama kalinya saya diopname di rumah sakit, dan pertama kalinya saya diinfus. Semuanya karena demam yang tidak kunjung turun akibat alergi obat antipiretik #sigh. Jadinya bukan demamnya turun malah berkembanglah reaksi alergi karena minum ibuprofen. Di akhir semester yang sama, untuk pertama kalinya saya kecelakaan motor alias keserempet, dengan hasil pertama kalinya tulang kaki saya mengalami fraktur. Waktu itu ketika perjalanan pulang dari Ganjuran dan Pantai Depok, karena terlalu ngebut. Keren.</p>
<p>Di Jogja pula, pertama kalinya saya perform di depan orang lumayan banyak, live with the song “Umbrella” popularized by Rihanna &#8211; akibat saudara <a href="http://balonludah.wordpress.com/" target="_blank">Emmanuel Adit</a>. Lalu di semester 5, untuk kedua kalinya saya kecelakaan motor. Tapi kali ini jatuh, bukan keserempet, akibat teman yang membonceng saya agak error. Hahaha. Hasilnya adalah beberapa luka luar yang tidak parah, dan trauma yang cukup keren. Dan yang paling berkesan bagi saya adalah saat insiden letusan Gunung Merapi pada bulan Oktober-November 2011. Saya dan beberapa teman sempat jadi relawan yang terjun langsung ke posko-posko di daerah Kaliurang, sekitar 10-20 km dari Gunung Merapi, selama sekitar 3 minggu. Saat-saat sebagai relawan betul-betul meninggalkan kesan yang tidak terlupakan buat saya (the detail is going to be published soon <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ). Saya dan beberapa teman beberapa kali menginap di posko yang jaraknya 10 km dari puncak Merapi, tidur-tidur ayam dengan pakaian basah dan kedinginan, pulang saat subuh untuk kuliah jam 7, dan akhirnya tidur saat kuliah. Nggak hanya saat jadi relawan, saat Paingan akhirnya menerima hujan kerikil dan hujan abu pun merupakan unforgettable moment. Hampir semua orang seketika itu juga pulang ke kampungnya atau mengungsi ke kampung siapapun yang bebas dari abu vulkanik Merapi. Saya? Secara tidak langsung terpaksa mengungsi ke Semarang, untuk mengikuti Silaturahmi Nasional (Silatnas) Beswan Djarum #grin.</p>
<p>Nah yang satu ini juga merupakan pengalaman berharga. Menjadi salah satu dari 350 Beswan Djarum yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Beswan Djarum itu apa? Maybe I’ll tell the detail in another post. Banyak sekali yang sudah saya dapatkan dengan “status” Beswan Djarum itu. Mulai saja dengan bertemu orang-orang hebat sesama Beswan, terutama Beswan Jogja, yang mempunyai segudang prestasi, pola pikir dan visi yang berbeda-beda dan brilian, sehingga dari situ saya bisa mengambil pelajaran dari mereka, sampai berbagai “fasilitas” dan pelatihan yang diberikan oleh PT Djarum (catat: saya tidak sedang promosi) yang bermanfaat.</p>
<p>Melalui berbagai unforgettable events-slash-moments yang saya terima dan alami, lantas saya berpikir, kalau saja saya dulu memutuskan untuk tidak jadi kuliah di Jogja, mungkin saya tidak akan menjadi relawan dalam bencana alam apapun, karena katakanlah saya kuliah di Jakarta, paling-paling bencana yang melanda adalah banjir, dan banjir-nya pun “sekedar banjir” #bukannya meremehkan. Kalau saya nggak jadi kuliah di Jogja, saya nggak akan bertemu teman-teman yang amazing dan seru, yang membantu saya mempelajari beberapa aspek dalam hidup. Dan kalau saja saya dulu memutuskan untuk tidak kuliah di Jogja, mungkin saya nggak akan menyandang “status” sebagai Beswan Djarum, khususnya Beswan Djarum Jogja alias Bedjo, dimana saya bertemu rekan-rekan yang hebat dan brilian. Jadi, mungkin pantas kalau saya mengucapkan: terima kasih, Jogja. For the unforgettable memories <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p><em>A moment lasts all of a second, but the memory lives on forever</em></p>
<p><em>–<strong>Anonymous</strong></em></p></blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marcellapradita.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marcellapradita.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marcellapradita.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marcellapradita.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marcellapradita.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marcellapradita.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marcellapradita.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marcellapradita.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marcellapradita.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marcellapradita.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marcellapradita.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marcellapradita.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marcellapradita.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marcellapradita.wordpress.com/164/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marcellapradita.wordpress.com&amp;blog=9568974&amp;post=164&amp;subd=marcellapradita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marcellapradita.wordpress.com/2011/06/28/yogyakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/142e965113eae1f9be6739c46a180fa5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ella</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>company calls epilogue</title>
		<link>http://marcellapradita.wordpress.com/2011/03/03/company-calls-epilogue/</link>
		<comments>http://marcellapradita.wordpress.com/2011/03/03/company-calls-epilogue/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Mar 2011 15:32:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marcella pradita</dc:creator>
				<category><![CDATA[my world]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marcellapradita.wordpress.com/?p=161</guid>
		<description><![CDATA[Kenapa ya orang cenderung ingin menonjolkan (kelebihan) dirinya? Apakah supaya orang lain tahu bahwa “ini lho kelebihan saya, saya bisa begini” atau untuk memuaskan dirinya saja? Bahwa “saya bisa menggunakan kelebihan saya”. Mungkin yg kedua ini pihak pelaku tidak bermaksud secara sengaja menonjolkan diri ya. Tapi menurut saya, gimana pun maksudnya, “menonjolkan diri” itu perlu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marcellapradita.wordpress.com&amp;blog=9568974&amp;post=161&amp;subd=marcellapradita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kenapa ya orang cenderung ingin menonjolkan (kelebihan) dirinya? Apakah supaya orang lain tahu bahwa “ini lho kelebihan saya, saya bisa begini” atau untuk memuaskan dirinya saja? Bahwa “saya bisa menggunakan kelebihan saya”. Mungkin yg kedua ini pihak pelaku tidak bermaksud secara sengaja menonjolkan diri ya. Tapi menurut saya, gimana pun maksudnya, “menonjolkan diri” itu perlu tempat dan waktu yg tepat.</p>
<p>Contohnya salah satu teman saya, sebut saja L. Jadi begini ceritanya. Di semester 6 ini salah satu dosen saya yg mengampu mata kuliah X memberikan “jatah” magang di apotek kampus sebanyak 24 jam yg harus diselesaikan selama 6 hari kerja. Aturlah waktu sendiri, karena kami sambil kuliah dan mengerjakan hal lainnya (baca: tugas), tegas beliau. Kebetulan saya dapat jatah di minggu pertama bareng 3 teman lainnya. Nah di kuliah X berikutnya ibu dosen menanyakan sedikit pengalaman dari kami yg sudah mulai magang. Jadilah salah satu partner saya cerita. Begini ceritanya, “Waktu itu ada orang dateng, minta obat A untuk alerginya, padahal kurang sesuai. Mbak apoteker bilang, ‘Pake obat B aja’. Obatnya apa gitu, saya lupa, antihistamin juga&#8230;”</p>
<p>Eh tiba-tiba teman saya, si oknum L ini  langsung dengan lantangnya bilang, “loratadine”, yg membuat saya saat itu juga mengembangkan cuping hidung dan melirik ke arah dia (yg ternyata sulit karena dia duduknya beberapa baris di belakang saya). Jadi begini riwayat sang oknum L. Memang sih dia bisa dibilang punya pengalaman lebih banyak di bidang komunitas klinis ini. Dia (kayaknya) tiap minggu hijrah ke poskes (pos kesehatan), sepertinya udah lebih bisa berkomunikasi dengan pasien dan lebih tahu tentang obat-obatan dibanding kami yg jarang pergi. Tapi dia juga pernah “bermasalah” dengan “pihak profesional” karena “keagresifannya” itu (kata sang pihak profesional). Kasusnya kurang lebih sama, dokter sedang anamnesis tau-tau tanpa tahu menahu dia main menyodorkan obat ke pasien. Padahal bukan seperti itu etikanya (kembali kata sang pihak profesional). Dan saya pikir memang betul, karena di lingkungan sehari-hari aja kita perlu ber-etika, apalagi dalam dunia kerja, terutama kalo kita ibaratnya orang baru dan bekerja dengan orang-orang yg lebih senior dan lebih “pro”.</p>
<p>Dari situ saya mengambil satu pelajaran, bahwa kita harus pintar-pintar menempatkan diri. Ngga bisa seenaknya, semau gue. Yang penting gue seneng, yang penting ini gue, gue kayak gini. Walaupun mungkin memang kita tahu sesuatu, tapi harus pintar membawa diri supaya “pengetahuan” kita ini ngga disalahartikan sebagai “sok tau”. Ya memang sih mungkin itu relatif, tergantung gimana pihak lain menilai kita. Sedikit nyerempet, tapi mungkin disinilah kita perlu membangun etos “think-do-think”. Berpikirlah sebelum bertindak. Asal ngga kelamaan mikirnya :p</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marcellapradita.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marcellapradita.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marcellapradita.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marcellapradita.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marcellapradita.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marcellapradita.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marcellapradita.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marcellapradita.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marcellapradita.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marcellapradita.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marcellapradita.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marcellapradita.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marcellapradita.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marcellapradita.wordpress.com/161/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marcellapradita.wordpress.com&amp;blog=9568974&amp;post=161&amp;subd=marcellapradita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marcellapradita.wordpress.com/2011/03/03/company-calls-epilogue/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/142e965113eae1f9be6739c46a180fa5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ella</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>relationship status: married</title>
		<link>http://marcellapradita.wordpress.com/2011/01/17/relationship-status-married/</link>
		<comments>http://marcellapradita.wordpress.com/2011/01/17/relationship-status-married/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Jan 2011 17:30:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marcella pradita</dc:creator>
				<category><![CDATA[where i caught myself]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marcellapradita.wordpress.com/?p=155</guid>
		<description><![CDATA[Semua orang tahu bahwa pernikahan adalah sakral &#8211; terlepas dari pro-kontra pernikahan seseorang yg masih berstatus married terhadap orang lain. Di samping itu, pasti pernah juga mendengar atau bahkan menyaksikan pernikahan yg dibatalkan. Bukan ditunda, tapi dibatalkan. Entah satu bulan sebelumnya, satu minggu sebelumnya, satu hari sebelum hari H yg ditentukan, atau bahkan saat hari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marcellapradita.wordpress.com&amp;blog=9568974&amp;post=155&amp;subd=marcellapradita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semua orang tahu bahwa pernikahan adalah sakral &#8211; terlepas dari pro-kontra pernikahan seseorang yg masih berstatus <em>married</em> terhadap orang lain. Di samping itu, pasti pernah juga mendengar atau bahkan menyaksikan pernikahan yg dibatalkan. Bukan ditunda, tapi dibatalkan. Entah satu bulan sebelumnya, satu minggu sebelumnya, satu hari sebelum hari H yg ditentukan, atau bahkan saat hari H. Sampai kemarin saya cuma pernah mendengar cerita dari orang-orang tentang kenalannya atau tayangan infotainment tentang artis yg batal menikah. Saya ngga pernah menduga akan mendengar kabar itu dari pihak yg masih keluarga saya. Sampai sekarang saya masih memikirkan saudara saya itu. Bukannya kepo, mau ikut campur urusan orang, atau mau tahu masalahnya, tapi apapun masalahnya pasti berat dan fatal sampai pihak calon mempelai sendiri bisa memutuskan untuk membatalkan pernikahan yg tinggal 24 jam lagi. Mungkin saya lebih bersimpati daripada penasaran. Karena bayangkan aja, gimana perasaan kedua calon mempelai saat mereka sudah mempersiapkan semuanya mulai dari wedding organizer, tempat, catering, baju, undangan. Dan H-1 mereka harus menghubungi semua tamu undangan bahwa pernikahan dibatalkan. Let&#8217;s put it away deh soal persiapan dan biaya dan isu yg muncul, tapi bayangkan gimana perasaan mereka ketika sejak memutuskan untuk menikah mereka sudah merasa bahwa they were meant for each other. Saya rasa setiap pasangan yg sudah memutuskan untuk menikah merasa bahwa mereka sudah menemukan jodohnya, bahwa mereka masing-masing adalah jodoh untuk yg lain. Tapi di saat terakhir mungkin ada sesuatu yg baru mereka – atau salah satu – tahu yg membuat mereka membatalkan (rencana) pernikahan mereka. Yah, saya membayangkan aja kalo saya di posisi mereka. Memang agak rancu sih, dimana kalo dipikir-pikir pasangan yg sudah memutuskan untuk menikah kan pasti melewati masa penyesuaian dulu, yg disebut masa pacaran. Pada masa pacaran itu setiap pasangan (seharusnya) lebih mengenal &#8220;dalem-dalemnya, busuk-busuknya&#8221; pasangannya. Nah ketika mereka sudah mengenal pasangannya dan sudah bersedia menerima &#8220;borok&#8221; pasangannya, baru deh mereka mantap memutuskan untuk menikah dgn pasangannya. Tapi mungkin beda-beda menurut orang lain. Which made me think, jodoh itu betul-betul misteri Tuhan ya. Kita ngga pernah tahu siapa yg akan jadi jodoh kita. Tapi saya jadi teringat kata dosen saya, “Tuhan sudah menyediakan jodoh untuk tiap orang. Pria disediakan wanita, wanita disediakan pria. Tinggal kita yg memilih.” Jadi?</p>
<blockquote><p><strong>&#8220;Remember that a successful marriage depends on two things: finding the right person and being the right person&#8221; -Anonymous</strong></p></blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marcellapradita.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marcellapradita.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marcellapradita.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marcellapradita.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marcellapradita.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marcellapradita.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marcellapradita.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marcellapradita.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marcellapradita.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marcellapradita.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marcellapradita.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marcellapradita.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marcellapradita.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marcellapradita.wordpress.com/155/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marcellapradita.wordpress.com&amp;blog=9568974&amp;post=155&amp;subd=marcellapradita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marcellapradita.wordpress.com/2011/01/17/relationship-status-married/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/142e965113eae1f9be6739c46a180fa5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ella</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>life is a scenario</title>
		<link>http://marcellapradita.wordpress.com/2010/11/04/life-is-a-scenario/</link>
		<comments>http://marcellapradita.wordpress.com/2010/11/04/life-is-a-scenario/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Nov 2010 12:38:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marcella pradita</dc:creator>
				<category><![CDATA[where i caught myself]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marcellapradita.wordpress.com/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[pernah membayangkan seandainya hidup kita sebuah film? jangan sinetron lah ya, kok kayaknya kurang elite. entah film drama, film action, atau mungkin science fiction. klo film horror kok kayaknya serem banget, klo film fantasy kok kayaknya keren banget. pernah saya membayangkan, seandainya hidup saya seperti film. bukan jalan ceritanya &#8211; drama, action, atau science fiction [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marcellapradita.wordpress.com&amp;blog=9568974&amp;post=147&amp;subd=marcellapradita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>pernah membayangkan seandainya hidup kita sebuah film? jangan sinetron lah ya, kok kayaknya kurang elite. entah film drama, film action, atau mungkin science fiction. klo film horror kok kayaknya serem banget, klo film fantasy kok kayaknya keren banget. pernah saya membayangkan, seandainya hidup saya seperti film. bukan jalan ceritanya &#8211; drama, action, atau science fiction &#8211; tapi lebih seperti ini: dalam film, tokoh utama sudah tahu bagaimana ia harus bersikap dalam menghadapi suatu konflik yg sedang dia hadapi, misalnya. maksud saya, klo kita menonton sebuah film, kita menyaksikan bagaimana awalnya si tokoh utama hidup, menjalankan aktivitasnya. lalu ketika dia menghadapi suatu konflik, yg biasanya membuat dia berefleksi, introspeksi, akhirnya menyadari sesuatu dan menyesal (klo ini sih biasanya di film drama mungkin ya). kemudian dia melakukan sesuatu untuk menyelesaikan konfliknya, lalu tamat. happy ending is the most. saya pikir, kok enak banget, tau2 udah menemukan jalan keluarnya. atau mungkin dalam beberapa film, tokoh utamanya yg di awal film masih kecil, tiba2 di tengah2 film udah remaja atau bahkan dewasa. ya memang, itu udah jalan ceritanya. tapi dari situlah saya berpikir, enak kali ya klo hidup kita seperti film-film itu. ketika kita punya masalah, kita udah tau akan bagaimana nantinya jalan keluar yg kita ambil, atau minimal yg harus kita ambil.</p>
<p>ketika itulah saya sampai pada pemikiran, hidup kita ini memang seperti sebuah film, atau sebuah buku. hanya saja klo film itu berdasarkan skenario yg ditulis oleh penulis <em>script</em>, klo buku jalan ceritanya ditulis oleh penulisnya (atau sekarang ini banyak film yg &#8220;diterjemahkan&#8221; dari buku), klo jalan cerita hidup kita ditulis oleh Tuhan, sebagai pencipta dan penyelenggara hidup kita. yg pasti bahwa kelahiran, jodoh, dan kematian adalah hal yg sudah dituliskan oleh Tuhan dalam hidup kita. dan klo dalam hidup kita, kita udah tau akan jadi apa kita ketika dewasa nanti, bagaimana kita saat tua nanti, siapa pasangan hidup kita kelak, mungkin itu bukanlah hidup. ketika hidup kita menjadi seperti itu, perhaps life becomes meaningless. perhaps it is called a life, karena kita memang harus menghadapi yg namanya konflik, permasalahan, naik-turun, senang, bahagia, patah hati, duka, dan itu semua membuat kita belajar untuk menjadi lebih baik ke depannya. saya pikir, mungkin hal-hal seperti itu yg membuat hidup menjadi lebih hidup. ketika hidup dihadapkan pada segala kemudahan dan hal-hal praktis, perjuangan untuk menjalani hidup mungkin menjadi kurang berarti.</p>
<blockquote><p><strong>some stories don&#8217;t have a clear beginning, middle, and end. life is about not knowing, having to change, taking the moment and making the best of it, without knowing what&#8217;s going to happen next. -Gilda Radner</strong></p></blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marcellapradita.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marcellapradita.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marcellapradita.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marcellapradita.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marcellapradita.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marcellapradita.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marcellapradita.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marcellapradita.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marcellapradita.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marcellapradita.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marcellapradita.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marcellapradita.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marcellapradita.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marcellapradita.wordpress.com/147/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marcellapradita.wordpress.com&amp;blog=9568974&amp;post=147&amp;subd=marcellapradita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marcellapradita.wordpress.com/2010/11/04/life-is-a-scenario/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/142e965113eae1f9be6739c46a180fa5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ella</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>bi(a)sa</title>
		<link>http://marcellapradita.wordpress.com/2010/08/31/biasa/</link>
		<comments>http://marcellapradita.wordpress.com/2010/08/31/biasa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2010 12:29:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marcella pradita</dc:creator>
				<category><![CDATA[where i caught myself]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marcellapradita.wordpress.com/?p=139</guid>
		<description><![CDATA[menurut gue, hal-hal yang kita lakukan &#8211; kalo bukan semuanya &#8211; berdasarkan pada kebiasaan. tentunya bukan bernapas, dan mungkin juga bukan makan. mungkin pernyataan itu bisa juga dihubungkan dengan rutinitas. contohnya begini: ngga bisa jauh dari rumah, misalnya saat harus kuliah di luar kota dan ngekost? bukan ngga bisa, tapi belum biasa. biasanya di rumah, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marcellapradita.wordpress.com&amp;blog=9568974&amp;post=139&amp;subd=marcellapradita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>menurut gue, hal-hal yang kita lakukan &#8211; kalo bukan semuanya &#8211; berdasarkan pada kebiasaan. tentunya bukan bernapas, dan mungkin juga bukan makan. mungkin pernyataan itu bisa juga dihubungkan dengan rutinitas. contohnya begini: ngga bisa jauh dari rumah, misalnya saat harus kuliah di luar kota dan ngekost? bukan ngga bisa, tapi belum biasa. biasanya di rumah, sering kumpul dengan orang rumah, selalu ada teman ngobrol, ada teman makan, ada teman nonton TV, ada teman tidur, ada teman mandi (sambil ngobrol dari luar maksudnya). tiba-tiba harus jauh dari rumah dan ngekost, dimana banyak dari hal di atas yang berubah. bukan ngga bisa, tapi hanya masalah waktu. ngga bisa bersih-bersih kamar sendiri, karena biasanya di rumah tugas bersih-bersih itu udah diambil alih orang lain? bukan ngga bisa, hanya masalah waktu aja untuk belajar dan biasa melakukan hal itu. sedih karena putus sama pacar? itu memang bukan karena kebiasaan sih, masa sayang sama pacar karena kebiasaan? maksudnya adalah ngga bisa ngelupain pacar. susah ngelupain pacar, karena waktu masih <em>&#8220;in a relationship&#8221;</em> hampir tiap hari ketemu dan barengan (atau buat yang LDR hampir tiap saat smsan), tiap malem minggu pacaran (buat yang LDR, minimal telponan atau <em>video calling</em>), kalo ada apa-apa langsung &#8220;ngadu&#8221; ke pacar. tapi setelah putus, semua itu menghilang. yang ada kita jadi mewek tiap inget hal-hal yang berhubungan sama mantan pacar. tapi susah melupakan bukan berarti ngga bisa. memang benar kata orang-orang, hal-hal seperti itu tinggal masalah waktu. &#8220;biar waktu yang bertindak&#8221;, &#8220;biar waktu yang menyelesaikan semuanya&#8221;. maksudnya sih bukannya berarti supaya kita ngga berusaha, tapi kadang usaha yang dipaksakan malah membuat kita semakin sulit untuk mencapai tujuan yang diinginkan &#8211; misalnya ya melupakan seseorang itu &#8211; dan lebih baik menyerahkan kepada sang waktu untuk membawa pergi semua kenangan dan kebiasaan terdahulu itu, mungkin untuk menumpuknya dengan kebiasaan yang baru. mungkin bisa juga begini: anda punya teman dekat, yang tiap hari smsan dengan anda. tapi suatu saat dia ngga lagi membalas sms anda sesering biasanya. anda mulai berpikir bahwa dia ngga lagi berminat berteman dengan anda atau mulai melupakan anda, tapi yang perlu anda ketahui dan mengerti hanya bahwa dia punya kesibukan lain yang juga penting, yang cukup menyita waktunya untuk ber-smsan ria lagi dengan anda. mungkin saat itu anda merasa bahwa diri anda dinomorduakan. lalu sejak saat itu frekuensi smsan anda dengan dia berkurang, dan seiring berjalannya waktu anda pun sudah ngga lagi mempermasalahkan frekuensi smsan kalian yang lebih sedikit dibanding sebelumnya. itu artinya anda sudah terbiasa dengan kondisi frekuensi sms yang lebih sedikit bukan? begitulah. atau kalo anda punya pacar yang gemar main-main dengan mobilnya (demen otomotif maksudnya) dan anda merasa ditelantarkan, jangan. jadi kalau anda merasa ditelantarkan atau malah merasa kesal dengan keadaan semacam itu, berpikirlah &#8220;ah lama-lama juga ntar gue biasa&#8221;. trust me, it works. sama dengan sebaliknya, kalo dari awal kita ngga punya rutinitas atau kebiasaan atau frekuensi yang segitu seringnya dalam berhubungan dengan seseorang, maka ketika frekuensi itu tiba-tiba bertambah, misalnya teman kita tiba-tiba jadi tanya &#8220;udah makan belom?&#8221; padahal sebelumnya ngga pernah, kita akan berpikir &#8220;lho? aneh deh&#8221;. padahal kita merasa aneh itu karena tidak biasa, karena sebelumnya tidak seperti itu.</p>
<blockquote><p><strong>“First we form habits then they form us.”<br />
</strong><em><strong>Dr. Rob Gilbert</strong></em></p></blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marcellapradita.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marcellapradita.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marcellapradita.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marcellapradita.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marcellapradita.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marcellapradita.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marcellapradita.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marcellapradita.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marcellapradita.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marcellapradita.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marcellapradita.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marcellapradita.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marcellapradita.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marcellapradita.wordpress.com/139/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marcellapradita.wordpress.com&amp;blog=9568974&amp;post=139&amp;subd=marcellapradita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marcellapradita.wordpress.com/2010/08/31/biasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/142e965113eae1f9be6739c46a180fa5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ella</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>holly-day</title>
		<link>http://marcellapradita.wordpress.com/2010/08/24/holly-day/</link>
		<comments>http://marcellapradita.wordpress.com/2010/08/24/holly-day/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Aug 2010 14:32:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marcella pradita</dc:creator>
				<category><![CDATA[my world]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marcellapradita.wordpress.com/?p=127</guid>
		<description><![CDATA[liburan gue berakhir dua minggu yg lalu. dan sekarang kuliah udah mulai, disertai tugas2 yg bejibun. hampir semua mata kuliah ada tugas kelompok untuk bikin makalah dan presentasi. padahal baru sekitar satu minggu kuliah, dan belum mulai praktikum. it seems my hectic life is soon to begin. tapi, sekedar berbagi cerita, my last holiday was [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marcellapradita.wordpress.com&amp;blog=9568974&amp;post=127&amp;subd=marcellapradita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>liburan gue berakhir dua minggu yg lalu. dan sekarang kuliah udah mulai, disertai tugas2 yg bejibun. hampir semua mata kuliah ada tugas kelompok untuk bikin makalah dan presentasi. padahal baru sekitar satu minggu kuliah, dan belum mulai praktikum. it seems my hectic life is soon to begin.</p>
<p>tapi, sekedar berbagi cerita, my last holiday was a blast! gue sempet ke kalimantan selama hampir dua minggu, dan gue ke bali selama 10 hari. FYI, gue keluar kota itu baru pernah ke jogja dan solo (seinget gue), dan sama sekali belom pernah ke luar pulau, termasuk bali. jadi setelah ngumpulin dan ngais2 duit sampe banting tulang, air mata dan darah (kalo ini lebay), akhirnya i managed to plan a trip to bali! ngeborong nyokap, kakak-adek gue, sm para pacar &#8211; pacar gue sm pacar adek gue maksudnya.</p>
<p>jadi, pertengahan bulan juni gue berangkat ke kalimantan, ikut pacar+keluarganya. sekitar jam 7 pagi kami mendarat di Pontianak, dan seharian jalan2 dan berkunjung ke rumah sodara dan temen nyokapnya pacar. gue juga sempet ketemu Felicia Putri Hernat di Mega Mall, salah satu mall canggih di Pontianak katanya, hehe. lalu jam 7 malamnya kami naik bus menuju Nanga Pinoh, kampung halaman nyokapnya pacar. singkat kata, perjalanan memakan waktu hampir 12 jam dan kami sampai di Pinoh sekitar jam 7 pagi. selama di sana gue ketemu banyak orang yg dikenalin, dan orangnya baik2. makanannya pun enak <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  oia, gue juga sambil belajar bahasa khas di sana, bahasa khek. FYI lagi, nyokap gue juga menguasai bahasa itu, tapi sayangnya ngga pernah mau ngajarin gue. tapi di sana gue jadi ngerti beberapa kosa kata. beberapa doang sih, hehe. Nanga Pinoh itu ngga terlalu besar, paling sedikit lebih luas dari Paingan. yah tempat seperti itulah yg gue suka. jauh dari keramaian, ngga hectic ky jakarta. dan yg lebih gue suka, suasana kekeluargaannya terasa banget. kynya semua orang saling kenal. tiap sore ibu2-bapak2 main voli di lapangan, sementara banyak orang beli bubur dan es Aji Tole (bener ngga ya tulisannya?) &#8211; saat ngetik ini gue jd laper. ibu2-bapak2 berhenti main voli pas maghrib, lalu mereka ngga langsung pulang, tapi duduk2 dulu di pinggir lapangan basket, ngobrol2. seneng gue lyatnya. di jakarta jarang banget ngelyat ky gt. satu komplek perumahan aja belom tentu saling kenal. dan, di Pinoh itu langitnya bersih banget! bener2 biru jernih dan awannya putih bersih. gue sampe takjub ngelyatnya. oia, di sana gue meniti balok nyebrang sungai juga, hal yg ngga akan pernah bisa dilakukan di jakarta (mau nyebrang sungai ciliwung?). untungnya ane ngga kecebur, udah deg2an padahal. naik speedboat dan tongkang juga keliling2 di sungai. dan lagi, bisa nonton sunset gratis dan langsung dari pinggir sungai! oia! dan yg seru juga, karena waktu itu lagi World Cup, tiap malem kami nonton bareng di dermaga, layar tancep! keren kaan. seumur2 gue belom pernah lho nonton layar tancep. pokoknya banyak pengalaman baru. terakhir, waktu kami menuju pangkalan bus untuk balik ke Pontianak, kami naik mobil pick-up. itu lho, yg terjemahannya &#8220;bak terbuka&#8221;. di jakarta naik itu? bunuh diri. asep polusi dimana2 gan! waktu naik pick-up itu gue ky orang kampungan gt heboh senyam senyum sendiri. oh ngga lupa juga, sebelum balik ke jakarta, kami ke Singkawang, kampung halaman nyokap gue. mampir ke Pantai Pasir Panjang, pantainya indah! menyerupai Pantai Kukup-Krakal</p>
<div id="attachment_129" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/08/img_5321.jpg"><img class="size-medium wp-image-129" title="IMG_5321" src="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/08/img_5321.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">lapangan tempat orang2 kumpul waktu sore</p></div>
<div id="attachment_130" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/08/img_5495.jpg"><img class="size-medium wp-image-130" title="IMG_5495" src="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/08/img_5495.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">sunset</p></div>
<div id="attachment_131" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/08/img_5571.jpg"><img class="size-medium wp-image-131" title="IMG_5571" src="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/08/img_5571.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">langit siang</p></div>
<p>kalo di bali, yah gue rasa semua orang udah tau ya, yg udah pernah ke sana ataupun yg belom. Uluwatu, Tanah Lot, Dreamland Beach, GWK, Kuta, Sanur, Pura Besakih, Taman Safari. selain ke bali kami juga ke Gili Trawangan, salah satu gili yg mengelilingi Pulau Lombok. di sana full bule. kemana2 ketemunya bule. pantainya juga indah. tapi memang di sana cocoknya untuk bule, yg suka watersport; parasailing, snorkeling, banana boat, diving, berjemur. dan memang sepertinya gili itu dikembangkan untuk para turis, banyak hotel, club, resto2 dengan menu barat. yah walaupun bali trip-nya mungkin agak random, alias ngga bener2 terencana ky acara tour tersponsor, saya maklum dan cukup puas <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>oh, pada tau ngga Anatomy Show di fX plaza, jakarta? itu pameran anatomi gitu, awetan mayat2 yg menggunakan metode yg masih baru di Indonesia, yaitu plastinasi. jadi tubuh mayatnya fleksibel dan bisa dibentuk sebelum tahap akhir yg mengeraskan tubuhnya. katanya, karena metode ini masih dipegang hak patennya sama seorang warga negara USA, jadi fakultas2 kedokteran di Indonesia belum bisa mengaplikasikannya kepada para mayat yg digunakan untuk belajar. koleksi yg di fX plaza cukup wow sih, tapi kynya kurang. gue pernah lyat yg di Singapore, sampe ada yg lagi hamil dan ada janin di perutnya. berikut adalah beberapa foto dari fX plaza, dokumentasi oleh saya.</p>
<p><a href="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/08/img_6864.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-134" title="IMG_6864" src="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/08/img_6864.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a><br />
<a href="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/08/img_6814.jpg"><img class="size-medium wp-image-133 alignleft" title="IMG_6814" src="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/08/img_6814.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<blockquote>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><em><strong>If I were a medical man, I should prescribe a holiday to any patient who considered his work important.<br />
&#8211; Bertrand Russell</strong></em></p>
</blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marcellapradita.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marcellapradita.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marcellapradita.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marcellapradita.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marcellapradita.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marcellapradita.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marcellapradita.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marcellapradita.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marcellapradita.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marcellapradita.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marcellapradita.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marcellapradita.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marcellapradita.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marcellapradita.wordpress.com/127/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marcellapradita.wordpress.com&amp;blog=9568974&amp;post=127&amp;subd=marcellapradita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marcellapradita.wordpress.com/2010/08/24/holly-day/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/142e965113eae1f9be6739c46a180fa5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ella</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/08/img_5321.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_5321</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/08/img_5495.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_5495</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/08/img_5571.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_5571</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/08/img_6864.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_6864</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/08/img_6814.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_6814</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>nostalgia</title>
		<link>http://marcellapradita.wordpress.com/2010/07/30/nostalgia/</link>
		<comments>http://marcellapradita.wordpress.com/2010/07/30/nostalgia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jul 2010 03:08:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marcella pradita</dc:creator>
				<category><![CDATA[my world]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marcellapradita.wordpress.com/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[hari ini bisa dibilang bertema nostalgia buat gw. kebetulan gw nemenin pacar jemput adeknya di sekolah yg juga merupakan SMP gw dulu,SMP Pangudi Luhur atau orang sering menyingkat PL. lokasi tepatnya di jl. haji nawi raya no.21, jakarta selatan (karena baru2 ini gw tau klo ternyata ada sekolah PL juga di ketapang, kalimantan) dulu SD-SMP [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marcellapradita.wordpress.com&amp;blog=9568974&amp;post=115&amp;subd=marcellapradita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hari ini bisa dibilang bertema nostalgia buat gw. kebetulan gw nemenin pacar jemput adeknya di sekolah yg juga merupakan SMP gw dulu,SMP Pangudi Luhur atau orang sering menyingkat PL. lokasi tepatnya di jl. haji nawi raya no.21, jakarta selatan (karena baru2 ini gw tau klo ternyata ada sekolah PL juga di ketapang, kalimantan) <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  dulu SD-SMP gw di PL. dan tadi siang adek gw juga ikut, mau sekalian turun di PIM. setelah parkir di area SD, adek gw bilang mau pipis, jadilah kami turun dan berniat pipis di SD. berhubung kami pake sandal jepit, gw udah pesimis dibolehin masuk sama satpam yg lagi bertugas. maklum, rata2 sekolah dan kampus memang tidak mengijinkan orang bersendal jepit untuk masuk bahkan untuk pipis. gw bilang ke adek gw “dek,kynya kok ga boleh masuk ya,kita kan pake sandal jepit gini”, adek gw menimpali “iya nih,tapi yaudahlah bilang aja ke satpamnya kita mau ke WC”. akhirnya kami menghampiri pak satpam yg memang menjaga gerbang masuk. kebetulan bapak satpam itu yg udah ada sejak jaman gw SD. oia saat itu lagi jam bubaran anak SD, jd rame dan gerbang dibuka. apa yg terjadi? saat gw dan adek gw menegur pak afandi – nama bapak satpam yg lagi bertugas – beliau langsung kaget “eehh kalian!” kontan aja gw dan adek gw kaget, kaga ngira bapak afandi masih inget kami. kami tanya “bapak masih inget saya?” beliau jawab “ya masih dong,tp namanya ga inget”. diinget sebagai alumni aja udah tersanjung pak. dan setelah ngobrol sebentar sama pak afandi lalu dipersilakan masuk seperti dipersilakan masuk ke rumah orang (sopan dan ramah maksudnya), gw dan adek pun mulai memasuki lingkungan SD yg udah hampir 10 taun ga gw jelajahi. dan ternyata, ga jauh beda sama dulu. lapangan upacara yg juga sering jadi lapangan main masih teteup sama ky dulu, cuma Goa Maria-nya diperbarui. WC masih persis ky dulu. cuma aula yg berubah,jd lebih mewah. gw ga ke kantin, jadi kurang tau wujudnya sekarang ky apa. oia ada gedung baru di atas aula, namanya Gedung Immaculata. gw juga kurang tau gedung itu fungsinya apa, tp klo ruang kelas yg lain masih sama letaknya ky dulu. dan suasananya bikin gw bener2 teringat masa SD dulu. anak2 SD main dimana2, anak2 latyan paskib untuk tugas upacara. yg ada di pikiran gw saat itu: gw sekecil itu juga ya waktu SD dulu? rasanya klo sekarang ke SD, everything seems so small. lalu gw menghampiri guru SD gw yg dulu jg pernah jadi wali kelas gw waktu kelas 6, pak eko. beliau lagi ngelatih anak2 paskib – seperti dulu gw dilatih beliau. dan yg mengharukan, beliau masih inget nama gw. mungkin gw sedikit berlebihan, tapi it was such a nice thing, nama gw diinget sama guru. i mean, setelah sekian taun berlalu dan setelah sekian ratus murid yg beliau ajar, beliau masih inget nama gw. lebih susah kan seorang guru mengingat nama murid daripada murid2 mengingat nama gurunya. gw ketemu juga sama pak harno, dan beliau juga masih inget nama gw. another nice thing. dan gw nengokin guru2 lain di ruang guru, masih lumayan banyak guru yg masih ada sejak jaman gw. ada yg kelyatan pertambahan usianya, ada juga yg masih kelyatan sama. lalu gw berpikir: jadi guru itu emang mulia ya, mereka masih mengabdi di bidang pendidikan setelah sekian taun lamanya. dan menurut gw jadi guru itu memang sebuah panggilan, karena sulit juga jadi guru klo terpaksa atau disuruh, dan memang mereka itu pahlawan tanpa tanda jasa. mungkin ga jauh beda sama jd biarawan/ti ya?</p>
<p>dari SD kami jalan ke area depan. rencananya sih ane mau makan, secara dari pagi belom makan. tapi apa daya, nyangkut di SMP gara2 ketemu lagi sama bapak2 satpam yg juga masih ada sejak jaman gw. pak budi, pak minggus. mereka juga masih inget dan masih baik hati. alhasil kami disuruh masuk dan ketemu guru2 SMP. tapi gw dan adek gw cuma ketemu beberapa guru yg (tampaknya) masih sangat inget wujud kami. gedung SMP ga banyak berubah dibanding dulu. menyenangkan ya kembali ketemu sama guru2 yg dulu pernah ngajar kita, dan lebih menyenangkan karena mereka masih inget kita.<a href="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/07/photo0169.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-116" title="Photo0169" src="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/07/photo0169.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<div id="attachment_117" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/07/photo0170.jpg"><img class="size-medium wp-image-117" title="Photo0170" src="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/07/photo0170.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">WC SD</p></div>
<div id="attachment_119" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/07/photo01711.jpg"><img class="size-medium wp-image-119" title="Photo0171" src="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/07/photo01711.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">lorong SD depan kelas</p></div>
<div id="attachment_120" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/07/photo0173.jpg"><img class="size-medium wp-image-120" title="Photo0173" src="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/07/photo0173.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">aula SD</p></div>
<div id="attachment_121" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/07/photo0172.jpg"><img class="size-medium wp-image-121" title="Photo0172" src="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/07/photo0172.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">gedung Immaculata</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marcellapradita.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marcellapradita.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marcellapradita.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marcellapradita.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marcellapradita.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marcellapradita.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marcellapradita.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marcellapradita.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marcellapradita.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marcellapradita.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marcellapradita.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marcellapradita.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marcellapradita.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marcellapradita.wordpress.com/115/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marcellapradita.wordpress.com&amp;blog=9568974&amp;post=115&amp;subd=marcellapradita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marcellapradita.wordpress.com/2010/07/30/nostalgia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/142e965113eae1f9be6739c46a180fa5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ella</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/07/photo0169.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Photo0169</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/07/photo0170.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Photo0170</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/07/photo01711.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">Photo0171</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/07/photo0173.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Photo0173</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marcellapradita.files.wordpress.com/2010/07/photo0172.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Photo0172</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>unpredicted</title>
		<link>http://marcellapradita.wordpress.com/2010/06/25/unpredicted/</link>
		<comments>http://marcellapradita.wordpress.com/2010/06/25/unpredicted/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Jun 2010 13:26:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marcella pradita</dc:creator>
				<category><![CDATA[my world]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marcellapradita.wordpress.com/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[liburan sudah tiba. actually, it&#8217;s almost one month sih.berarti harusnya: liburan sedang berlangsung ya? selama liburan sejak awal juni sampe sekarang, ngga begitu banyak yg terjadi. gw tadinya sudah merencanakan mau mengisi liburan dengan melahap beragam novel yg gw bawa dari jogja (gw pinjem dari temen tepatnya), selain jalan-jalan dan menghabiskan waktu dengan bersosialisasi maksudnya, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marcellapradita.wordpress.com&amp;blog=9568974&amp;post=112&amp;subd=marcellapradita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>liburan sudah tiba. actually, it&#8217;s almost one month sih.berarti harusnya: liburan sedang berlangsung ya? selama liburan sejak awal juni sampe sekarang, ngga begitu banyak yg terjadi. gw tadinya sudah merencanakan mau mengisi liburan dengan melahap beragam novel yg gw bawa dari jogja (gw pinjem dari temen tepatnya), selain jalan-jalan dan menghabiskan waktu dengan bersosialisasi maksudnya, kini gw menyadari bahwa sepertinya rencana gw itu akan gagal. sampai sekarang gw baru selesai membaca satu novel, dan sekarang sedang menyelesaikan<strong> The Lost Symbol</strong> karya Dan Brown, yg juga menulis <strong>Da Vinci Code</strong> dan <strong>Angels&amp;Demons</strong>, yg sempat menuai kontroversi dari berbagai pihak. bukan, tulisan gw kali ini bukan membahasa karya-karya Dan Brown. hanya sebagai selingan. menurut gw, karya-karya Dan Brown yang menggunakan tokoh bernama Robert Langdon (karena sejujurnya saya hanya membaca karya Dan Brown dengan tokoh Robert Langdon) memang wajar apabila sampai menuai kontroversi, karena selebar pengetahuan saya, buku-bukunya tersebut selalu menyinggung soal agama. bukan &#8220;menyinggung&#8221; dalam arti harfiah. maksud saya, Brown bisa membuat pembacanya merenungkan kembali iman ataupun agama tertentu yg sedang mereka anut. mungkin itu sebabnya Gereja dan Vatikan sempat memprotes bukunya. tapi sekali lagi menurut saya, tulisan Dan Brown hebat. dia menggabungkan fiksi dengan unsur-unsur yg memang ada/nyata dalam dunia ini (yah mungkin itu sebabnya disebut science-fiction), dimana pembaca ditarik untuk bisa memahami jalan ceritanya sekaligus &#8220;dipaksa&#8221; untuk bisa membedakan mana realita dan mana fiksi. dan memang, hal itu bisa saja menggoyahkan iman seseorang, kalau saja si pembaca tidak memiliki iman yg kuat atau tidak memiliki pengetahuan atas hal yg membuatnya ragu itu (seperti disebutkan juga dalam buku terbarunya, The Lost Symbol). maaf, bukannya bermaksud memberikan kritik atas karya Dan Brown yg brilian. dan bahasa penulisan saya ini cukup terpengaruh oleh teman saya, Prisma Andini, yg selalu menggunakan bahasa baku dalam penuturan katanya. hahaha</p>
<p>bulan juni ini, selain masa liburan, juga ada moment lain yg memancing semangat hampir seluruh penduduk di dunia. ok, mungkin setengahnya. WORLD CUP 2010. anda yg pecinta bola pasti mengikuti pertandingannya dari awal. mungkin bahkan dari opening ceremony-nya. gw sendiri sebenarnya belum termasuk pecinta bola, tapi cukup sebagai penyuka bola. menurut gw &#8220;suka&#8221; dan &#8220;cinta&#8221; itu memiliki afinitas yg berbeda terhadap objeknya (haha jd bahasa kimia). klo ditanya apakah gw suka sepakbola, gw suka sepakbola, tapi mungkin sebatas nonton dan mengikuti jalannya pertandingan. klo ditanya &#8220;lo ngefans sm club mana?&#8221; atau &#8220;lo tau ga pemain club X yg nomor punggungnya sekian?&#8221; wah gw akan jawab ngga tau. gw ngga hafal nama semua pemain di tiap tim, apalagi nama plus jersey-nya. hmm mungkin bisa dibilang gw penikmat bola, bukan pengamat bola. hehe. tp ada kejadian unpredictable sekaligus memorable buat gw, yg berkaitan dgn sepakbola. sekitar 3 minggu yg lalu, pertama kalinya gw nemenin pacar main futsal di tangerang. nemenin bukan artinya gw ikut main futsal juga, tp gw nonton. iseng aja sih, di rumah ga ada kerjaan, sekalian diajak makan daging yg nikmat juga di daerah sana (hoho). oh disuruh jadi dokumentasi juga sih, tapi ternyata lapangan mainnya dikandangin, jdnya ga bisa dipotretin. jadi saya duduk di luar lapangan dan menonton dari sana. baru sebentar permainan mulai, eh ada dua orang tak dikenal menghampiri gw. ternyata mereka mau wawancara. bukan dari stasiun tv kok, tapi tugas dari kampus. kenapa wawancara gw? katanya karena jarang aja lyat cewe di lapangan futsal. iya, wawancaranya seputar sepakbola. gw sempet panik, waduh gw kan gatau apa-apa soal bola. tapi yasudahlah, wawancara berlangsung dengan lancar. haha. sungguh mengejutkan. kata pacar &#8220;lo baru sekali kesini udh diwawancara&#8221;. hahaha</p>
<p>ada lagi kejadian unpredictable hari ini. akhir-akhir ini gw sering mimpi dimana ada temen-temen SMA gw, dan ada beberapa temen lama gw. dan baru tadi malem gw mimpi ketemu salah satu temen kecil gw. hmm temen dari SD maksudnya. tadi siang gw ke PIM sama adek gw. nah begitu memasuki PIM, gw bilang ke adek gw &#8220;dek, semalem gw mimpi ketemu sama si Y&#8221;. eehh kok ya bisa pas beberapa menit kemudian gw ketemu sama temen gw itu. what a coincidence. atau nothing happens by chance?</p>
<p>bagaimanapun, sebentar lagi pertandingan seru akan berlangsung. brasil-portugal. anda dukung mana? yg manapun, semoga unggulan saya yg menang <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>well, selamat menikmati pertandingan..</p>
<p><strong>&#8220;tsamina mina eh eh, waka waka eh eh</strong></p>
<p><strong>tsamina mina zangalewa</strong></p>
<p><strong>this time for africa&#8221;</strong></p>
<p><strong><em>Shakira &#8211; Waka Waka (This Time For Africa)</em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/marcellapradita.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/marcellapradita.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/marcellapradita.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/marcellapradita.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/marcellapradita.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/marcellapradita.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/marcellapradita.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/marcellapradita.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/marcellapradita.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/marcellapradita.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/marcellapradita.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/marcellapradita.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/marcellapradita.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/marcellapradita.wordpress.com/112/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=marcellapradita.wordpress.com&amp;blog=9568974&amp;post=112&amp;subd=marcellapradita&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marcellapradita.wordpress.com/2010/06/25/unpredicted/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/142e965113eae1f9be6739c46a180fa5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ella</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
